Haji Apud
Berita Kuliner

Mengenal Gentong Tanah Liat dan Kayu Bakar dalam Memasak Empal Gentong

• Tim Redaksi Haji Apud

Nama empal gentong berasal dari wadah memasaknya: gentong, periuk besar dari tanah liat. Di Haji Apud, empal gentong dimasak secara tradisional menggunakan kayu bakar. Dua hal ini adalah bagian dari identitas empal gentong Cirebon yang terus dijaga.

Apa itu gentong?

Gentong adalah wadah tanah liat berbentuk bulat dengan mulut lebar. Di banyak daerah di Jawa, gentong dulu dipakai untuk menyimpan air atau beras. Untuk empal gentong, gentong dipakai sebagai periuk untuk memasak daging dalam kuah bersantan dalam waktu lama.

Kenapa tanah liat?

Tanah liat dikenal menyerap dan melepaskan panas secara perlahan. Bagi masakan yang dimasak lama seperti empal gentong, panas yang stabil dan merata membantu:

  • Daging menjadi empuk tanpa harus dididihkan dengan api besar.
  • Bumbu meresap pelan-pelan ke dalam daging.
  • Kuah santan lebih terjaga dan tidak mudah pecah.

Peran kayu bakar

Memasak dengan kayu bakar membutuhkan keterampilan menjaga nyala api: tidak terlalu besar, tidak terlalu kecil, dalam waktu lama. Cara memasak tradisional ini dipertahankan di Haji Apud untuk menjaga cita rasa otentik khas Cirebon yang sudah kami sajikan sejak 1995.

Bagaimana dengan versi kaleng?

Pertanyaan yang wajar: apakah empal gentong kaleng juga dimasak di gentong? Versi kaleng dibuat agar rasa empal gentong Haji Apud bisa dinikmati jauh dari Cirebon, lalu diproses dengan sterilisasi suhu tinggi supaya tahan lama tanpa pengawet buatan. Karena ada proses pengalengan, pengalaman makan langsung di gerai tentu tetap berbeda. Untuk merasakan empal gentong yang baru diangkat dari gentong, datanglah ke gerai kami di Cirebon.

Sedikit tentang asal-usulnya

Empal gentong lekat dengan wilayah Battembat dan sekitarnya di Kabupaten Cirebon, tempat Pusat Haji Apud berada di Jl. Ir. H. Juanda No. 24. Sejarah lebih panjang tentang hidangan ini bisa dibaca di artikel Sejarah Empal Gentong Cirebon.

Cicipi langsung

Gerai Haji Apud buka setiap hari pukul 09.00–21.00 WIB. Kalau datang bersama rombongan, Anda bisa reservasi meja lebih dulu.