Haji Apud
Berita Kuliner

Sega Lengko vs Nasi Lengko: Satu Hidangan, Dua Sebutan

• Tim Redaksi Haji Apud

Di Cirebon, Anda mungkin melihat dua tulisan di warung yang berbeda: sega lengko dan nasi lengko. Tidak perlu bingung. Keduanya adalah hidangan yang sama. Perbedaannya hanya pada bahasa yang dipakai.

Sega = nasi

Dalam bahasa Cirebon, sega berarti nasi. Jadi sega lengko adalah sebutan dalam bahasa daerah, sementara nasi lengko adalah sebutan dalam bahasa Indonesia. Hal yang sama berlaku untuk hidangan lain, misalnya sega jamblang yang lebih dikenal sebagai nasi jamblang.

Isi nasi lengko

Nasi lengko adalah hidangan sederhana yang mengandalkan bahan nabati:

  • Nasi putih
  • Tahu goreng dan tempe goreng, dipotong kecil
  • Tauge rebus
  • Irisan timun
  • Daun kucai
  • Bumbu kacang
  • Kecap manis
  • Bawang goreng dan kerupuk

Rasa dan cara menikmatinya

Rasanya gurih dan manis dari bumbu kacang dan kecap, segar dari timun dan tauge. Teksturnya beragam: tahu yang lembut, tempe yang padat, tauge yang renyah. Aduk semua bahan sebelum dimakan supaya bumbu kacang merata.

Sederhana tapi mengenyangkan

Karena hampir seluruhnya terdiri dari nasi, tahu, tempe, dan sayur, nasi lengko sering menjadi pilihan bagi yang ingin makan tanpa daging. Hidangan ini juga lazim dinikmati berdampingan dengan sate.

Nasi lengko di Haji Apud

Nasi lengko juga tersedia di gerai Haji Apud sebagai menu pendamping. Ulasan lengkapnya ada di artikel Nasi Lengko Haji Apud dan Nasi Lengko dan Tahu Gejrot.

Gerai buka setiap hari pukul 09.00–21.00 WIB. Lihat lokasi gerai.